Image and video hosting by TinyPic

Acara Walimatussafar

Tag : Ilmu Umroh dan Haji, Manasik Haji, Tata Cara Umroh Haji, Artikel Haji, Artikel Populer, Rukun haji, Wajib Haji, Peluang Haji Gratis, Armina, Peluang Usaha, Kemitraan Haji, Arminareka, Armina, PT. Arminareka Perdana


Bagi masyarakat muslim Indonesia, ibadah selalu diperlengkapi dengan berbagai macam tindakan yang menunjang ibadah itu sendiri, yang selanjutnya di kenal dengan tradisi. Sebagian banyak tradisi tersebut merupakan hasil dari keterpengaruhan antara budaya local dengan Islam.

Kita mengenal ngabuburit, kultum, kolak, buka puasa bersama, mudik dan lainsebagainya di sekitar puasa. Kita juga mengenal tahlilan, talqin, tujuh hari dan seterusnya dalam tradisi kematian. Dan juga walimatus safar bagi ibadah haji. Hal ini merupakan karakter Islam Indonesia yang tidak dimiliki oleh Islam yang lain. Tradisi ini tidak muncul begitu saja, ia memiliki sejarah panjang. Sejarah itu menunjukkan bahwa berbagai tradisi tersebut dilahirkan melalui pemikiran yang dalam oleh para kyai dan ulama pendahulu melalui berbagai pertimbangan soiologis. Apa yang dilakukan para ulam terdahulu ini, bukanlah sekedar istinbath al-hukmi tetapi menciptakan lahan ibadah tersendiri yang dapat diisi dan dipenuhi dengan pahala bagi yang menjalankannya.
Di tengah gelombang globalisasi dan modernisasi, tradisi semacam ini haruslah dijaga untuk membentengi masyarakat dari individualism yang akut. Akan tetapi di kemudian hari, mereka yang tidak tahu dan tidak mau belajar sejarah menggugat beberapa tradisi itu dengan menganggapnya sebagai hal bid’ah, bahkan menghukumi para pelakunya sebagai pendosa. Naudzubillah min dzalik.
Begitu juga halnya dengan walimatussafar. Para ulama pendahulu tidak mungkin mewariskan tradisi kepada anak-cucunya sebuah bid’ah tanpa alasan. Terbukti dalam sebuah hadits diterangkan:

عن جابر بن عبدالله رضى الله عنهما أن النبي صلى الله عليه وسلم لماقدم المدينة نحر جزورا اوبقرة (صحيح البخارى, باب الطعم عند القدوم)

Artinya: hadits diceritakan oleh Jabir bin Abdullah ra. Bahwa ketika Rasulullah saw datang ke madinah (usai melaksanakan ibadah haji), beliau menyembelih kambing atau sapi (Shahih Bukhari, babut  Ta’mi indal qudum)

Begitu pula yang diterangkan dalam al-Fiqhul Wadhih

يستحب للحاج بعد رجوعه الى بلده ان ينحر جملا او بقرة او يذبح شاة للفقراء والمساكين والجيران والاخوان تقربا الى الله عزوجل كمافعل النبي صلى الله عليه وسلم
   
Artinya: disunnahkan bagi orang yang baru pulang haji untuk menyembelih seekor onta atau sapi atau kambing untuk diberikan kepada faqir, miskin, tetangga, saudara. Hal ini dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt seperti yang dilakukan Rasulullah saw. (al-fiqhul wadhih minal kitab wassunnah, juz I . hal 673

Rasa syukur atas ni’mat yang begitu besar karena telah diberi kemampuan untuk melaksanakan ibadah haji setelah melunasi ONH, diapresiasikan dalam bentuk walimatus sasfar yang dilakukan menjelang pemberangkatan. Di samping mengungkapkan rasa syukur, momen walimatus safar juga bermanfaat untuk berpamitan dan mohon do’a restu kepada para tetangga dan keluarga.  Di sinilah kelebihan tradisi Islam di Indonesia. Selalu mempertimbangkan kebersamaan  dan kekeluargaan dalam sebuah peribadatan, selain juga ridha Allah swt sebagai tujuan yang utama.
SEPUTAR PENGALAMAN UMROH-HAJI YANG UNIK LAGI MENARIK :
Hedi Yunus, Tasbih dan Sandal

Hedi Yunus, artis yang juga dikenal sebagai presenter, ketika menunaikan ibadah haji tahun 2003 lalu memiliki pengalaman aneh terhadap kedua barang tadi. ”Ketika (selengkapnya)

Tubuh Terguncang Saat Tawaf

Sebagaimana para jamaah umroh lainnya, Pak M melakukan tawaf sebanyak tujuh putaran. Ketika (selengkapnya)

Karena Kernet Bus Selalu Teriak " Haram, Haram ...!

Seorang jamaah haji asal Purwokerto, sebut saja namanya Fulan, sedang menunggu angkutan di sebuah halte dekat maktabnya untuk ke Masjidil Haram. Setiap kali bus datang (selengkapnya)

Sarung Ihrom Melorot Saat Mau Cium Hajar Aswad

Sebut saja namanya Dul, teman saya yang satu ini bekerja di warung Indonesia . Ia baru mendapatkan kesempatan untuk umroh setelah tiga tahun bekerja. Maka (selengkapnya)

Rindu Yang Tak Pernah Pudar

Rizqullah menunaikan ibadah haji pertama kali tahun 1985. Ia berangkat dari Amerika Serikat. Saat itu (Selengkapnya)


UNDANGAN GRATIS :
Hadiri acara pengajian, manasik dan presentasi serta makan siang GRATIS di Kantor Pusat, sebulan 2 x. Mau konfirmasi waktu dan kehadiran ? silakan hubungi kami via telp/sms : 0878 8952 5315